Tuesday, 22 November 2011

Serial Terra Nova

Cerita Terra Nova bermula pada keadaan bumi yang sudah mulai tidak bisa dihuni lagi, pada tahun 2149 yaitu pada saat terjadi ledakan penduduk dan kekurangan tumbuhan sehingga bumi tidak bisa lagi memberikan oksigen yang cukup buat manusia. peraturan dibatasi dengan membolehkan hanya memiliki 2 orang anak dalam satu keluarga, keluarga shanon yang memiliki 3 orang anak terpaksa menyembunyikan salah satu anaknya ketika terjadi penggeladahan, namun sia-sia karena diketahui petugas.akhirnya Jim dijebloskan ke penjara. Elisabeth Istri dari Jim adalah seorang dokter Ilmuan, dan mendapat tawaran dari pemerintah untuk program Terra Nova yaitu membentuk sebuah koloni baru di tempat yang berjuta-juta tahun, yakni kembali ke jaman pra sejarah. melalui sebuah portal maka beberapa orang dikirim ke zaman tersebut termasuk keluarga Shanon. Elisabeth membantu pelarian suaminya dan membawa ke 3 orang anaknya melewati portal menuju ke zaman baru.
di zaman ini mulai terjadi petualangan seru menghadapi makhluk buas yang sebelumnya tidak
pernah sama sekali mereka lihat yaitu Dinosaurus. kehidupan yang asing di tengah rimba belantara dan musuh dari sebuah koloni yang bernama Sixers menjadi tantangan baru di Zaman ini.
cerita ini diangkakan berdasarkan ide penulis Kelly Marcel dan pembuatan film ini rata2 tiap episodenya memakan anggaran 4 juta dollar. hal yang fantastis di banding serial /sinetron Indonesia. inilah mungkin yang membuat film2 serial barat menjadi sangat bagus dan lebih mendidik. semisal Grey Anatomi yang bercerita tentang dunia kedokteran dengan segala permsalahan di sekitar rumah sakit, serial Chuck yang bercerita tentang Agen FBI yang begitu menarik pada setiap aksinya, Lie to Me bercerita tentang bagaimana mengidentifikasi kebohongan dari orang lain melalui mimik wajah dan gerak gerik pelaku, Body Of Proof membongkar kejahatan melalui dunia forensik , Fringe bercerita tentang perang senjata biologi di jaman modern. Film2 serial yang sangat rekomended buat di tonton, perpaduan fiksi dan sains yang sangat harmonis....

kita kembali ke cerita Terra Nova, bagaimanakah kisah petualangan mereka di Terra Nova ini? bagaimanakah cara mereka bertahan dalam dunia Prasejarah?.
saksikan di serial Terra Nova. seruuuuuu..!!!


Monday, 21 November 2011

Senior Yang Menginspirasi


ini hanya sekedar coretan-coretan kerinduan pada makhluk yang selalu memberi inspirasi buat saya, senior-senior yang memerankan perannya dengan baik.
Teringat wajahnya yang tak pernah cemberut, Suaranya yang tak pernah meninggi, tak sekalipun melihat beliau marah, nasehatnya menyejukkan hati , sabar menghadapi saya yang rada2 bandel ini, lengkap sudah dengan baik ia perankan perannya sebagai Senior. Beberapa tahun tinggal bersamanya di Wisma ( rumah kontrakan anak FSKI) membuat saya sangat mengenal beliau. karakter yang luar biasa. setumpuk amanah di kampus, amanah di luar kampus dan beberapa makhluk2 bandel juniornya di Wisma, ia hadapi dengan senyuman biasa saja. jangan tanya ibadahnya, solat malam, tilawah, hafalan Qur'an mungkin inilah yang membuatnya selalu sedap di pandang mata.


Ada juga beberapa senior yang terpaut jauh di atas saya, sama sekali tak pernah bertemu di kampus, bertemu juga paling hanya sebentar di luar kampus, bertegur sapa hanya lewat dunia maya, tapi disitu mereka juga memainkan peranan mereka sebagai senior, bertegur sapa meski hanya lewat komen-komen status, memberikan nasehat, memberikan semangat. saya juga kagum dengan mereka yang masih setia membimbing adek-adeknya.

Saya rasanya masih jauh dari kriteria itu sebagai senior, ntah sudah berapa generasi di bawah saya yang sudah masuk FK dan banyak yang tidak saya kenal lagi dari mereka , paling-paling yang masih saya kenal 2 sampai 3 generasi di bawah saya...( senior apaaan ini....ckckckck).

Nah yang jadi pertanyaan . bagaimana dengan saya????
rasanya saya belum memainkan peran saya maksimal seperti mereka...

Saturday, 19 November 2011

Taon Depan Saya Harus PTT............


Ini adalah bulan ke delapan saya tugas dinas di Rumah sakit ini sebagai dokter Jaga, di sebuah rumah sakit swasta di Muara Bungo. berarti hanya tersisa sekitar 4 bulan lagi untuk kontrak yang disepakati. mulai berpikir mau kemana setelah ini, melanjutkan kontrak rasanya gak deh...meski disini hanya 15 hari kerja dan 15 hari libur, tapi rasanya selalu ada yg kurang. 15 hari kerja dan berada di rumah sakit selama 24 jam adalah hal yg sangat membosankan, orang-orang yang ditemui dari terbit matahari hingga terbit lagi semuanya orang2 dengan berbagai keluhan (ya iyalah namanya rumah sakit...cckckck). ada terbersit kerinduan akan setahun yang lalu saat masih dinas di payakumbuh, setiap hari masih bisa bertemu ikhwah, masih merasakan aura semangat mereka yang selalu menyala. masih merasakan agenda mingguan di dalam lingkaran yang membimbing kebaikan, kehangatan berbagi ilmu dari seorang Murabbi, masih merasakan berpanas hujan dalam menghadapi berbagai agenda Pilkada..... ( nostalgia....). sekarang hanya bisa paling banyak bertemu kelompok Halaqoh 2 kali sebulan, itupun kalau pulang ke Padang. klo agenda lain ada dan pulangnya bukan ke padang berarti bulan depannya lagi baru halaqoh kembali....terasa bangat ketika sudah tak datang Halaqoh meski sekali apapun alasannya gak datang.
berpikir panjang untuk memutuskan tahun berikutnya melanglang buana kemana. fenomena kawan-kawan seangkatan yang makin banyak diterima PPDS juga menjadikan pertimbangan untuk mengambil keputusan, antara Sekolah lagi atau PTT ataukah menggenapkan separoh agama masih membuat bingung. sempat diskusi dengan seorang senior, beliau lebih menyuruh untuk sekolah lagi. tapi rasanya saya masih belum siap untuk itu, ada juga yang menganjurkan walimahan saja (Upsssssss...susah mengelak klo sudah dicerca pertanyaan tentang permsalahan yg satu ini).
setelah berpikir lama, naik gunung turun gunung, menyeberangi lautan luas, sesekali terbang ke angkasa (lebayyyy.....biarin yang nulis juga saya ) untuk mencari sebuah jawaban akhirnya saya memutuskan untuk tahun depan saya PTT saja, keinginan saya yang satu ini harus terwujudkan, kalau saya sekolah jelas saya tidak akan lagi merasakan PTT, tapi kalau saya PTT dulu insyaallah masih diberikan kesempatan untuk sekolah lagi.....

saat masih Internship dulu cita-cita saya seperti ini, PTT mengambil daerah sangat terpencil, kemudian mengajar anak sekolah atau anak2 putus sekolah di pedalaman, membuka sebuah taman bacaan, mengajar ngaji. dan itu pernah saya tuliskan dalam buku agenda saya dan itu harus terlaksana Insyaallah.....

tetap semangat, semoga Tahun depan diberikan kesempatan PTT ke daerah sangat terpencil, berpetualang di pedalaman tanah air, berbagi sedikit ilmu, mengabdikan diri untuk bangsa....



Thursday, 17 November 2011

Cerita IGD Pagi ini


Pagi ini mendung masih menggelayut di petala langit, tanah di depan IGD masih basah oleh kucuran hujan lebat tadi malam. Kamar Dokter Jaga yang bocor (malangnya) masih belom dipel. sarapan pagi yang tak seperti biasanya kini telat diantar, gak pa palah cadangan lemak tubuh masih banyak. Visite pagi ini sudah selesai, tinggal menunggu visite dokter spesialis. kembali saya masuk ke kamar dokter jaga. waktu kosong seperti ini biasanya saya gunakan celingak-celinguk sebentar ke wall Fb saya berharap ada cerita baru atau juga gosip baru (xixixixi...), ada info baru, atau ada status kawan-kawan yang bisa menyemangati. Tak ada yg menarik keculai beberapa status tentang kekalahan Indonesia terhadap Malaysia tadi malam. semoga saja tidak terjadi penafsiran Nasionalisme yang salah dari pemuda bangsa ini menyikapi kekalahan 1;0 tadi malam. Saya menyempatkan untuk 2 rakaat dhuha, kemudian melanjutkan tilawah surah alkahfi yang masih tinggal separuh lagi tadi subuh. kan klo gak salah ada keutamaan membaca surah Al-Kahfi di hari Jum'at. tapi sudah lupa apa keutamaannya ( maklumlah dah tua....).

beberapa menit setelah menyudahi tilawah, telephon di kamar dokter jaga berdering. seperti biasa pasien baru, klo nggak kemungkinan ada dokter spesialis yang datang, atau ada keluarga pasien yang ingin bertemu. kali ini pasien baru menunggu di IGD

Laki-laki dengan usia sekitar 25 tahun mengeluhkan demam semenjak dua hari yang lalu, muntah-muntah, tidak mau makan, persendian sakit, kadang demam menggigil,mencret sudah 6 kali sejak pagi ,suhunya 38. seorang laki2 sebaya dengan pasien disebelahnya menungguinya saat saya memeriksa, mungkin keluarganya atau rekan kerjanya. ntahlah saya juga tak sempat bertanya. setelah saya periksa, saya tawarkan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium kalau keluarga mau...
" mahal gak pak?" kata pasien
"saya juga kurang tau, sebentar biar kami telepon dulu ke labor." jawabku
setelah dapat informasi dari labor biaya untuk periksa darah rutin sekitar 150rb, ntah kemahalan atau gak saya juga kurang tau.
" saya cuma punya duit 150rb pak" kata pasien
"klo gitu gak papa, bapak saya kasih obat dulu, cuma saya curiganya bapak demam berdarah. klo DBD baiknya bapak kita rawat ". kemudian saya menuliskan beberapa obat di kertas resep
tiba-tiba laki-laki yang mengawaninya berceloteh
" suntik aja kenapa? sudah jelas kalau menggigil itu malaraia, kalau rontok rambutnya itu tifus.."
"bukan begitu pak, bagusnya diperiksa labor dulu buat mastikannya. klo keluarga gak bersedia diperiksa labornya juga gak papa.."
" sudahlah...kita berobat kebidan aja...."
saya langsung berhenti menuliskan resep, bengong melihat bapak itu yang langsung marah-marah. tak ada basa-basi pergi dengan wajah tidak mengenakkan. andaikan bapak itu bercermin saat marah pasti dia ....xixixixixixixi...

memang profesi ini menuntut banyak kesabaran, bahkan sudah ditolong sekalipun masih juga dimarah-marahi keluarga pasien.

dan isi khotbah Jum'at kali ini berbicara tentang sabar, menarik sekali. saya percaya ini bukan sebuah kebetulan, ini memang sebuah rencanaNYA mengajari saya tentang apa sabar.


Tuesday, 18 October 2011

Rahasia pasien, Jujur dan Moral Anak Bangsa


Usianya sekitar 21 tahun, masih mahasiswi disebuah perguruan tinggi, untuk ukuran orang Indonesia tingginya biasalah rata-rata setinggi cewek seusianya. Tidak terlalu jelek dan tidak terlalu cantik,ya standar produk dalam negerilah. Pagi2 ini datang ke IGD dengan mengenakan celana pendek dan kaos pendek yang membentuk lekukan tubuhnya. Tapi yang aneh saat melihat gaya berjalannya yang tidak sesuai standar wanita Indonesia, agak sedikit mengangkang dan setiap melangkah seperti tersirat sebuah ringisan kesakitan, sepertinya ada sesuatu yang tak beres. Di belakangnya terlihat wajah kedua orang tuanya yang keliatan cemas dengan kondisi anaknya.

“ Pak anu saya sakit, mungkin terkelupas digesek pembalut yang saya pakai”

“sudah berapa hari sakitnya ?”

“ sekitar 4 hari pak, kalau saya buang air kecil sangat nyeri sekali”

“boleh saya periksa dulu” ditemani seorang perawat kami memeriksa kondisinya……..hmmmmmmm

Bengkak merah dan berbalut cairan nanah…..o owww…..

“ sudah berkeluarga?”

“belum pak,saya masih Mahasiswi”

“maaf sebelumnya, kamu ada berhubungan badan “ suara agak saya pelankan, biar tak terdengar orang tuanya

“gak pak, bener pak gak ada….ini karena pembalut yang saya pakai”masih berkilah

Oooo…..” gak papa jujur saja, ntar biar kita obati sakitnya”

“ I…I…Iya pak, tapi Cuma sekali kok….”

“yakin Cuma sekali, coba ingat2 dulu..”

“benar pak, Cuma sekali…..”

“ kok kamu mau aja….”

“ kami kan pak sudah janji mau nikah, pak jangan kasih tau orang tua saya ya pak…”

Oooo dapat DePe duluan ternyata…….

Saya sudahi pemeriksaan , saya lepas Handscoen yang saya pakai dan mencuci tangan saya…..naudzubillah…..

“Pak anak saya sakit apa…???”… kedua orang Tuanya begitu cemas

“ Ooo..itu Infeksi pak, mungkin kena gesekan pembalutnya….”

Batin saya langsung berbisik “ dasar dokter pembohong,bilang aja GO”

“ kita obati dulu ya pak….smg sembuh”…..

Sekelebat kata2 kembali berbisik “ kasih tau aja orang tuanya, teganya membohongi orang tua itu…”

Phiuuuhhhhhhhhhhh…….saya hanya bisa menarik nafas panjang, rasanya penuh rongga dada ini.

Selama ini kasus yang sering datang adalah laki-laki, biasanya bapak-bapak supir.karena memang secara teori gejalanya lebih sering terlihat pada laki-laki dibanding perempuan…

Sebagai dokter sesuai yang tertera pada lafal sumpah dokter, rahasia pasien wajib di jaga. Secara moral dia juga harus diberikan pelajaran dan efek jera, dan sebagai orang tua seharusnya mereka tau apa sebenarnya yang terjadi pada anaknya.

Solusi untuk permasalahan ini bukanlah gerakan Kondom gratis dengan ATM Kondomnya, tetapi pemaham agamalah yang harus ditanamkan sejak dini, terlebih di dalam keluarga dan peran aktif pemerintah tentunya.

Sebagai Muslim sudah jelas sekali aturan Mainnya……..

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk (Al - Isro' (17): 32)”

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: " Hendaklah mereka
menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu
adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa
yang mereka perbuat (
- Nur (24): 30) “

Sunday, 25 September 2011

Penjara Suci.....


PENJARA SUCI begitulah kami menyebutnya Sekolah yang penuh kenangan Islamic Boarding School SD, SMP,SMA Nurul 'Ilmi.
kesabaran guru2 dalam mendidik kami, bukan hanya menjadi seorang pengajar. 4;30 kami sudah dibangunkan untuk Tahajjud kemudian senam , selanjutnya dari jam 5 sampai jam 6 pagi kami sholat subuh Tilawah ,Almatsuratdan mengulang kembali hafalan Qur'an,sebelum berangkat kami sarapan, jam 7 kami harus sudah di kelas belajar ilmu umum, jam 10 kami istirahat ntuk Dhuha sejenak, mulai lagi untuk belajar sampai beberapa menit menjelang kumandang Dzuhur, kami harus selalu sholat berjamaah di Mesjid setiap solat wajib, selesai dzuhur kembali belajar sampai jam 2. kemudian pulang. intirahat sejenak, makan siang, selesai Ashar berjamaah kembali setengah 5 sore ke kelas untuk les dan pelajaran tambahan bahasa arab, sirah,hadist,Al-Qur'an sampai jam 6 sore, kemudian kembali mempersiapkan untuk persipan solat Magrib , kemudian tilawah lagi sampai jam 7 malam, balik sebentar ke asrama untuk makan malam, kemudian Isya berkumandang, selesai berjamaah kami mempersiapkan perlengkapan kembali ke sekolah untuk belajar sampai jam 10 malam, tak boleh ada yg tidak belajar sampai jam 10, tapi menambah jam belajar sampai jam berapapun boleh. sistem DO disekolah ini membuat kami harus mengejar rata2 target nilai, kalau tidak ingin dikeluarkan karena kami disini gratis, tidak ada istilah tinggal kelas. begitu juga halnya dengan guru yang masuk ke sekolah semuanya harus melalui seleksi, kalau siswa tidak suka atau mengajarnya kurang baik maka siswa berhak menolak guru-guru diterima di sekolah itu, sehingga dengan sendirinya guru-gurupun selalu meperbaiki kualitasnya. mencontek adalah sesuatu yang haram, sehingga kami tak ada yang berani untuk melakukan itu. kami didik bagaimana adab-adab bergaul Islam. Motivasi dari guru-guru agar semua tembus masuk ke Perguruan tinggi Negeri dan alhamdulilah 80 sampai 90% kami lulus SPMB setiap tahunnya. Tanpa disadari apa yang mereka tanam tanpa pamrih beberapa tahun yang lalu sekarang sudah mulai melihatkan hasil, alumni sudah banyak yang bekerja baik di Instansi pemerintahan maupun swasta, di kampus-kampus alumni adalah aktivis-aktivis kampus.....luar biasa apabila siswa didik dengan benar.

tapi, sekarang beberapa tahun terakhir ini seakan semuanya berubah 180 derajat, semenjak terjadi permasalahan internal. bahkan lingkaran2 kecil yang membentuk kami dilarang disekolah itu, guru2 yang sekarang bukanlah guru2 yang dulu berjiwa ikhlas mendidik kecuali hanya sekedar mengejar materi semata, alhasil akhlak siswa sangat menurun , prestasi siswa tiap tahun pun menurun, terlihat dari menurunnya angka persentase masuk PTN lewat jalur SPMB.
semoga ke depannya pihak yayasan bisa kembali menarik kebijaknnya yang telah mengeluarkan guru-guru yang dulu mentarbiyah kami dengan baik, semoga pihak yayasan terbuka mata hatinya untuk mengembalikan Penjara Suci kami......karena kami sangat merindukan itu....................

Keluarga Pejabat Nikmati Jamkesmas


Terlihat kegalauan dan beban pikiran yang begitu jelas di wajahnya, pagi ini ia menghadapku dengan keluh kesah yang bahkan mungkin aku pun tak bisa membantu menyelesaikan masalahnya.

A : saya bingung pak, saya tidak tahu mencari duit kemana untuk menebus bapak saya yang sakit ini kalau sudah sembuh nanti. Ntah mencari pinjaman kemana…kadang2 bercampur dengan logat Jawa gaya berbicaranya

Saya : Kenapa gak di bawa ke Rumah sakit Umum daerah aja mbak , di sana kan biayanya lebih murah.Punya Jamkesmas?

A : kami gak punya Jamkesmas pak. Ke RSUD sama aja pak, di sana kami juga nanti akan menjadi pasien umum, tanpa kartu jamkesmas kami akan diperlakukan sama dengan orang yang sepertinya punya duit, mahal, dan pelayananannya kurang bagus, perawatnya jutex…biarlah pak disini, insyaallah saya akan mengusahakan nanti untuk menebus bapak saya jika sudah boleh pulang…..

Saya : !!!!?????????????

Siang ini keluarga pasien yang sedang dirawat di ICU dengan stroke menemui saya

X : Pak, kami minta bapak saya di pindah ke RSUD saja…

Saya : kenapa bu, kan kondisi ibu sudah mulai membaik

X: begini pak, kami memiliki kartu Jamkesmas. Kalau di sinikan pak gak berlaku

Saya : o iyalah bu..kalau begitu, disini juga akan dirawat lama kalau penyakit seperti itu

Kemudian saya menghubungi spesialis Syaraf yang menangani pasien tersebut, tidak lama kemudian bapak tersebut datang. Keluarga pasien menceritakan bahwa pasien mau dirujuk ke RSUD saja karena memiliki Jamkesmas…. Cerita pun berlanjut, pasien ini siapa ibu Tanya spesialis

X : ibu kandung saya pak. Mak Uwonya wakil bupati disini…..

Spesialis : OOOoo…

Saya : ???????????

Mak Uwo wakil bupati berarti kakak dari ibunya wakil bupati donk….kok punya jamkesmas??????

Sambil berlalu Spesialis syaraf berbisik, “nanti di RSUD bakal dapat pelayanan yang baik tu, semuanya obat dan jasa dokter bakal digratiskan. Keluarga pejabat…….”

Ditengah masih banyaknya masyarakat Miskin yang tidak memiliki jaminan kesehatan, ternyata ada beberapa keluarga Pejabat yang menikmati gratisnya kartu Jamkesmas......ironi sebuah Negeriku