Saturday, 15 May 2010

surat cinta di ulang tahunku.....

Disela-sela kesibukanku sebagai dokter jaga yang masih berstatus dokter internship, disaat keinginan belajarku masih sering meluap, sepucuk surat cinta dihari ulang tahunku yang ntah keberapa ku temukan ditumpukan bukuku. Membuatku memeras air mata namun terkadang ku terbahak seorang diri. Ntah apa yang harus ku ucapkan kini untuk kalian. Kerinduan ini seakan menumpuk menyesak di lembar-lembar ukhuwah yang pernah kita ukir. Ku sadari betapa indahnya hari itu. Di saat-saat ku sendiri, kalian begitu setia menemaniku. Disaat dukaku kalianpun datang menghibur, sehingga tak ada alasan untukku tidak bersyukur mendapatkan kalian, bertemu dengan kalian adalah anugrah tersendiri bagiku…..
Bukan bermaksud apapun, kuputuskan untuk mengetik surat ini kembali agar bisa selalu mengingatkanku akan ukhuwah yang pernah kalian berikan, selembar kertas mungkin bisa saja suatu saat hilang, aku berharap disimpan diblog ini kapanpun aku mau, aku bisa membacanya kembali. Membacanya serasa berada ditengah-tengah kalian, serasa hadir selalu dalam sebuah kebersamaan. Tak ada yang ku ubah satupun dari susunan katanya, titik koma dan bahkan kata yang tak diedit…
Inilah coret-coretan kalian……

To our beloved;….dearest mukri….,

A life memoir, created by your pals: taufik, boe2y, oeoem, deny, harben, zakiy and akhnal,…..

Kisah yang akan dituturkan ini mungkin akan memeras airmatamu, memaksa sunggingan senyummu yang tak lagi manis menjadi sebuah ratapan lirih tak berjenak, tatkala kau membaca goresan bertabur makna ini dimalam sunyi,sepi dan sendiri…..
Khusus aku dan bubuy (sebagai urang gaek diantara yang lain),…, penampakan pertamamu di FK adalah fenomena alam yang luar biasa langka, perlu dilestarikan,…, yuupp,…, seorang mahasiswa berwajah aktifis, dengan ghiroh wallohualam bisshowab,…, datang menyapa semua makhluk tuhan di FK dengan senyum sumringah berpendar ukhuwah islamiyah yang wwaaahhh,…, terpukaulah semua khalayak akan kehalusan budi sang ikhwah,…, lalu mulailah para malaikat menjadi saksi atas sepak terjangnya selama beraktifitas dikampus tercinta,..
Hidup memang kaya kejutan,.., entah dosa apa yang kau perbuat sehingga pada hari-hari berikutnya kau terjebak dalam bayang-bayang kami,…, kaum marginal, rural dan tercampak,..(hiks,.., malangnya)…, dalam pengasinganmu bersama kami karena kekecewaan yang mendalam pada kaum ( ikhwahmu) itulah tuhan berkehendak menjadikan kita bersaudara,…, walau dunia tiada henti mencemooh, tapi kitapun tak kalah menghujat pada arti persaudaraan yang sesungguhnya,…seperti yang diagung-agungkan kaum(ikhwahmu).
Dalam keheningan Gurun Laweh,kurangkai kata-kata ini, dengan segala keterbatasan, kucoba merajut berjuta asa melalui goresan yang sederhana ini mudah-mudahan bermakna. Kurangkum dari ke-7 personil diatas….,
7 kurcaci berkometar dihari ulang tahun puteri salju,…
“Boe2Y”
Sejak awal mengenalmu sudah kuprediksi bahwa kaulah sang bintang yang dinanti,…,mulailah mereka (ikhwahmu) mengasuh dan menyapihmu,…, setelah 2 tahun, mereka memingitmu dengan cinta dan kasih sayang diistana mereka yang durja,…,maka dibesarkanlah kau dengan segala harap yang terus bertumbuh subur disanubarimu yang lugu bersama “benih-benih” pilihan lain,….Dan pada setiap cerita, pasti ada pihak yang menderita,maka tanpa basa-basi,aneka peristiwa mulai menggerus dan melunturkan semua iming-iming yang ternyata fatamorgana itu,….mulailah luka yang kecil terus menganga,…, meradang, menanah dan akhirnya nekrosis,…, tapi salutku untukmu,…, walau tertatih-tatih, merintih dengan segala perih, kaupun kembali bangkit dari kubur yang bernama keterpurukan,…, tapi apa lacur,…, bekas luka tadi mengkeloid, berkerut-kerut di atas kulit yang sudah mulai keriput, mengharap punai terbang tinggi, pipit ditangan dilepaskan (heheehh, pandai pulo urang gaek ko baperibahasa, ntah apo maksudnyo??)
Terinspirasi kisahmu yang mengharubiru, kuhadiahkan novel-novel yang menggugah ini sebagai apresiasi atas jalan hidup yang telah kaupilih….Di hari ulangtahunmu ini kuucapkan: semoga umur yang kau peroleh ini berkah,…,semoga kebaikan dan hidayah Allah SWT selalu bersamamu….Amiiin…
“Harben”
Sepertinya dunia tidakakan pernah lupa mencatat hari ini sebagai sejarah dipartuskannya seorang sosok yang tegar, penuh energy layaknya lilin-lilin kecil yang setia menerangi kelamnya malam hingga sang surya menyapa…dialah seorang MUKRI PAUSAN NASUTION,SKed yang hari ini bertambah kedewasaannya. Selamat milad akh, semoga detik-detik harimu akan dihiasi oleh iman, ilmu, amal dan kebaikan . Amin…ganbate kudasai for antum life…(dikutip langsung dari ybs)

“Oeoem”
Teruntuk muci,S.ked, yang sok imut tapi amit-amit… sadarlah bahwa sekarang usiamu telah renta digilas zaman, mulailah mencoba bertaubat dan kembali kejalan yang benar. Tinggalkanlah masa lalumu yang hitam legam…??!! He3x. met bday muci….udah tua ni yee.from oeoem (dikutip langsung dari ybs)

“Akhnal”
Seperti yang dipesan bubuy, ucapan dari akhnal harus dibuat berbelit-belit tanpa inti,…tapi dibalik carut marut yang terlontar dari bibir mungil akhnal yang bergelimang dosa ketika aku wawancara tadi,memberi sebuah ide yang dikamuflasekan dalam semburan (tepatnya hujatan terhadap nilai-nilai ukhuwah yang sudah hambar)…,tapi,…selamat ultah bang mukri,…, semoga hidup bersama dilegalkan,..entah apa maksudnya,…

“Zakiy”
Selamat ulang tahun bang mukri…(dikutip langsung dari ybs). Selamat merayakan kelahiran diri,…,selamat menempuh hidup sebagai lansia baru…., moga Allah menyayangimu bang mukri….

“Deny”
Happy bday bang mukriku tercinta, semoga cinta, kasih, sayang dan rahmatNya selalu tercurah pada abang seorang,…

“taufik”
Walau fisik mengharuskanmu menjadi geriatric, jangan menyerah nak!!! Kejar terus impianmu, kami akan selalu ada ketika kau membutuhkan support atau menjadi penyangga ketika kaki tuamu tak sanggup lagi menopang gairah hidupmu yang terus membuncah!!! Teruskan hidup dalam hidayah dan cintaNya…

Demikianlah komentar kami orang-orang yang merasa dekat denganmu,…,entah bagaimana perasaanmu, hanya Allah-lah yang tahu,…., Semoga kita semua berada dalam lindunganNya,..Aminn yaa robbal’alamin….
NB: jangan lupa novelnya dibaca dan ingat-ingatlah kami selalu dihatimu (narsiss?)

sebuah ungkapan kerinduan

Sore ini masih sendiri, besok juga mungkin masih, besoknya, besoknya dan besoknya?....menuangkan bait-bait kerinduan pada tuts2 laptop yang setia….ntah berapa lama lagi, ntah berapa hari lagi kuditelan waktu dalam kesendirian, digilas usia yang semakin menua. Menjerit rinduku pada sebuah penantian yang tak pasti, jantungku hari ini masih berdetak…harapan…harapan..harapan…katanya, padahal aku sendiri sudah tidak terlalu berharap banyak, aku tak ingin dikunyah kekecewaan suatu saat nanti menjadi puing-puing makhluk lemah yang begitu bodoh…… aku begitu terpaku dengan hal-hal yang masih diluar jangkauanku…padahal DIA sudah menentukannya..ini jodohmu, ini rezekimu, segini jatah umurmu….
Sore ini, senja berlalu lagi, usia perlahan makin renta, namun jantung ku masih berdetak harapan…harapan…harapan….jeritnya…membuatku untuk tidak berhenti berharap.
Ini hanya ungkapan kerinduan pada ketidakpastian

Sabtu, 15/mei 2010

Lama sudah tak menarikan jari jemari ini di atas tuts keyboard laptopku, seakan tak ada waktu padahal sangat banyak waktu terbuang sia-sia. Kesibukan rumah sakit juga tidaklah terlalu berat. Apalagi bulan ini tak ada dinas IGD , hanya dinas ruangan yang ntah barantah. Mengekor spesialis pagi-pagi visite pasien satu-persatu di ruangan, melengkapi status, meresepkan obat sesuai advise spesialis. Ah…benar-benar membosankan. Di ruangan paling lama sampai jam 11, klu giliran ngisi poli umum berarti setelah visite ruangan nangkring sebentar di poli, lagi lagi seringkali hanya melanjutkan terapi-terapi sebelumnya, menambah obat pasien, pasien-pasien yang gak jelas.
Ntah kenapa, seminggu ini saya mulai merasakan kebosanan yang sangat. Agenda dari DPD pun seringkali tidak membuatku bersemangat untuk melangkahkan kaki ke sana. Bertemu mereka bukan menyejukkan dan menghilangkan lelah, tapi malah tidak menyenangkan. Saya sudah tidak suka dengan suasana seperti ini. Biarlah, saya akan mengurangi kesibukan saya ke sana. Saya tak akan terlalu banyak campur dengan perpolitikan yang seringkali dimamfaatkan oleh sebagian orang untuk memperoleh keuntungan. Di saat saya berusaha ikhlas untuk berbuat sesuatu, dilain sisi ternyata beberapa orang menuai keuntungan. Cukuplah beberapa kali saya dikecewakan dengan janji-janji sampah yang memang selayaknya dibuang pada tong sampah. Disaat saya berusaha menanamkan dalam diri ini kalau partai ini bersih, disaat itu juga saya menemukan dilapangan realita yang tidak bisa saya terima. Bukan saya merasa paling bersih, sok suci, tapi selayaknya meski ini adalah politik bukanlah sebuah alasan untuk menghalalkan segala cara demi sebuah kemenangan .
Harapan itu masih ada???
Saya akan berusaha untuk tetap mempercayai slogan itu…..semoga bisa.

Thursday, 22 April 2010

Doa Minta Jodoh (Surat Terbuka Untuk Tuhan)

Tuhan...

Bolehkan aku mengintip sedikit, cukup wajahnya saja Tuhan, siapa yang jadi istriku kelak… Karena, jika telah kuketahui sosoknya sebelumnya.. Aku tak perlu khawatir akan keraguanku.

Pun, jika dia masih jauh dari jangkauanku, dengan senang hati aku akan memperjuangkannya, meskipun harus bercucur keringat darah karenanya.

Tuhan...

Tahukah Engkau Tuhan... Karena Engkau begitu pelit dengan segala rahasia-Mu, telah banyak hati yang terzalimi. Bahkan mungkin, nyaris melakukan tindakan yang jauh dari ampunan-Mu, yaitu merebut minuman yang harusnya menjadi hak serangga. Tak kasihan kah kau pada serangga itu Tuhan...

Ah! Maaf Tuhan... Jadi OOT. Jangan di-bata ya Tuhan.. :D

Tuhan..

Jika memang Engkau kekeuh tak berkenan memberi bocoran, pun tak mempan suap, it's ok Tuhan.

Aku pasrahkan semuanya dalam kehendak-Mu…

Jika kau memaksa menjodohkanku dengan Sandra Dewi, aku pun tak punya pilihan lain untuk menolak Tuhan...

Tapi, kurasa kasihan nanti.. Dunia akan gempar! Para ilmuwan akan panik! Mengetahui fenomena alam ini. Karena dalam era modern seperti sekarang, mu'jizat sudah dianggap hal yang absurd!

Untuk itu, tak perlulah Engkau memaksakan jodohku seorang wanita sempurna fisiknya Tuhan. Cukuplah, seorang yang membuatku nyaman ketika bersamanya.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).

Tak perlulah dari keluarga ningrat. Cukuplah, jika ia dan keluarganya ikhlas menerimaku dan keluargaku menjadi bagian keluarga mereka, sama seperti keikhlasanku dan keluargaku menerima mereka menjadi keluarga kami yang baru.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (QS.Al-Hujurat(49):13).

Tak perlu memiliki harta melimpah, tapi cukuplah ia gemar bersedekah.

...dan persetubuhan salah seorang dari kalian (dengan isterinya) adalah shadaqah." [alhadits]

Tak perlu berbudi pekerti luhur, tapi semoga ia bukan wanita keras kepala, tipis nuraninya, dan buta mata hatinya.

Tak perlu memiliki kecerdasan dan tingkat intelejensia di atas rata-rata, tapi cukuplah jika ia sadar dengan kerelaan menyerahkan diri sepenuhnya dalam tanggung jawabku.

Tak perlu harus selalu memahamiku, tapi cukuplah ia jika tak memberatkanku.

Tak perlu harus selalu melayaniku, tapi cukuplah jika ia ikhlas dalam keterpurukanku.

Tak perlu harus pintar masak, tapi cukuplah jika ia sadar dan mengerti bahwa dalam makanan ada keberuntungan, dan keberuntungan itu 'mahal'. Yang harganya tak bisa terbeli dengan ke'mubazir'an.

Tak perlu harus pintar mengurus rumah, tapi cukuplah jika ia bisa menjaga kehormatan 'rumah'. Orang jawa bilang: Mikul dhuwur, mendhem jero.

Tak perlu harus pintar dalam mendidik anak, tapi cukuplah jika ia tahu dan sadar, bahwa waktu kebersamaan tak bisa digantikan uang jajan. Dan, kasih sayang tak bisa digantikan maaf dan penyesalan.

Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).

Tak perlu seorang alim, tapi cukuplah jika ia bersedia mengingatkanku dan mau kuingatkan jika masing-masing dari kami berada dalam kekhilafan.

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).

Ah! Requestku kebanyakan ya Tuhan...

Maaf ya Tuhan..

Tapi, bagaimanapun ia, jika ia pilihan-Mu, aku yakin itu terbaik untukku...

Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan rizki yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).


Last but Not Least Tuhan…

Ada ulama yang mengatakan, "Jodoh itu di Tangan Tuhan, tapi kalau ga diambil ya di Tangan Tuhan terus!"

Apa itu benar Tuhan?

Ah! Rahasia lagi...

No Prob Tuhan..

Karena aku tahu, dibalik semua rahasia-Mu, terdapat kebaikan yang memaksa setiap orang untuk terus meningkatkan ikhtiar dan tawakkalnya.

"Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah." (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49)

Akhirul kalam..

Terima kasih Tuhan telah mendengarkan rajukanku, hamba-Mu yang manja ini..

Ttd

RAHASIA‼!

(Emangnya Tuhan doang yang bisa maen rahasia2an! :p)

"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui." (QS. An Nuur (24) : 32).


dikutip dari : eramuslim.com karya Widhi Satya

Wednesday, 21 April 2010

Pemilu untuk Menunjukkan Loyalitas dan Disloyalitas (1)

Judul Buku: Dakwah Politik antara Pragmatisme dan Profesionalisme

Penulis: Khalid Ahmad Asy-Syantut

***

Allah berfirman, “Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).” (Ali ‘Imran [3]: 28)

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.” (al-Ma’idah [5]: 51)

“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan salat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).” (al-Ma’idah [5]: 55)

Ketika Syaikh Abdurrahman Abdul Khaliq menyebut hal-hal yang membatalkan iman dalam bukunya al-Hadd al-Fashil bainal-Kufr wal-Iman (Batas Pemisah Tegas antara Kufur dan Iman), ia meletakkan loyalitas kepada musuh-musuh Allah sebagai salah satu pembatal iman dengan bersandar pada ayat-ayat di atas. Syaikh Abdurrahman merinci pada Yahudi dan Nasrani karena di antara mereka ada yang memerangi Islam dan ada yang tidak memerangi Islam.

Maksudnya, loyalitas terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya itu dapat membatalkan iman. Sedangkan loyalitas terhadap orang-orang yang tidak memerangi Allah dan Rasul-Nya itu sesuai dengan firman Allah, “Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada emerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (al-Mumtahanah [60]: 8)

Dosa yang paling besar adalah loyalitas seorang muslim terhadap orang kafir untuk melawan saudaranya sesama muslim. Maksudnya, ia mendukung orang kafir untuk melawan saudara-saudaranya sesama muslim. Inilah loyalitas terhadap orang-orang kafir yang mengeluarkan seseorang dari Islam.

Maka waspadalah, saudaraku sesama muslim, karena suara yang Anda berikan kepada seorang sekuler yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya itu bisa jadi adalah loyalitas terhadap orang yang Anda pilih itu, karena Anda menolongnya dan pertolongan itu termasuk bagian dari loyalitas. Bagaimana mungkin Anda menolong musuh-musuh Allah dan berdiri bersama mereka untuk melawan saudara-saudaramu sesama muslim? Padahal Anda tahu bahwa loyalitas terhadap orang-orang kafir yang memerangi Allah dan Rasul-Nya itu dapat membatalkan iman.

Kata wali dalam bahasa Arab dapat diartikan orang yang mencintai, teman, penolong, sekutu dan pengikut. Dari penjelasan al-Qur’an al-Karim, jelas bahwa kata wala’ berarti menolong. Allah berfirman, “Apakah kamu tiada memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli Kitab, ‘Sesungguhnya jika kamu diusir niscaya kami pun akan keluar bersama kamu; dan kami selama-lamanya tidak akan patuh kepada siapa pun untuk (menyusahkan) kamu, dan jika kamu diperangi pasti kami akan membantu kamu.” (al-Hasyr [59]: 11)

Di antara bentuk loyaitas adalah cinta dan simpati. Allah berfirman, “Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya.” (al-Mujadilah [58]: 22)

Allah juga berfirman, “Dan janganlah kamu menuruti orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka.” (al-Ahzab [33]: 48)

Bentuk lain dari loyalitas adalah berserupa dengan suatu kaum. Diriwayatkan dari Rasulullah SAW bahwa beliau sabda, “Barangsiapa yang berserupa dengan suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.”

Semua penjelasan di atas menolak loyalitas seorang muslim terhadap orang-orang kafir dan munafik, karena loyalitas seorang muslim adalah kepada Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman. Lalu, bagaimana cara kita loyal terhadap orang-orang yang beriman?

1. Menolong orang-orang mukmin, tidak menelantarkan mereka.

2. Mengaitkan nasib kita dengan nasib mereka.

3. Tidak menaati orang-orang kafir menyangkut urusan orang-orang mukmin.

4. Memberikan rahasia orang-orang kafir dan munafik kepada orang-orang mukmin.

5. Mencintai dan menyayangi mereka dimanapun mereka berada.

6. Bergaul dengan mereka dan memperbanyak jumlah mereka.

7. Menaati pemimpin politik dan ulama mereka.

8. Berserupa dengan mereka, karena berserupa dengan mereka berarti meneladani Rasulullah (Sa‘id Hawwa, Jundullah, hlm. 181).

Muhammad Sa‘id al-Qahthani berkata, “Di antara tuntutan loyalitas dan disloyalitas ada hak muslim atas muslim lain. Apa hak tersebut?

1. Kasih sayang.

Ini diberikan orang mukmin hanya kepada sesama mukmin, sedangkan orang kafir, orang fasik dan pembuat bid’ah tidak memperoleh bagian dari kasih sayang mereka.

2. Menolong

Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seseorang mengabaikan seorang muslim di suatu tempat dimana keharamannya dilanggar dan kehormatannya direndahkan, melainkan Allah mengabaikannya di tempat dimana ia menginginkan pertolongan-Nya. Dan tidaklah seseorang menolong seorang muslim di suatu tempat dimana kehormatannya direndahkan dan keharamannya dilanggar, melainkan Allah pasti menolongnya di tempat dimana ia menginginkan pertolongan-Nya.”

Pertolongan tersebut diwujudkan dengan beberapa hal. Di antaranya adalah membela saudara sesama muslim dan mencegah kejahatan orang-orang yang zhalim darinya, memberdayakannya secara ekonomi, membela kehormatan dan nama baiknya, mencegah orang-orang yang hendak mencemarkan kehormatan umat Islam, mendoakan umat Islam agar memperoleh kemenangan, taufiq dan langkah yang tepat, mengikuti berita umat Islam di berbagai penjuru dunia, memerhatikan kondisi mereka dan mendukung mereka semampu tenaga. Semua semua dapat merealisasikan loyalitas seorang muslim terhadap saudara-saudaranya sesama muslim dan menjadikannya anggota dan faktor positif dalam tubuh Islam. (Muhammad Sa‘id al-Qahthani, hlm. 267) (bersambung)

PNEUMONIA

1. Definisi
Pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru, distal dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat. Pada pemeriksaan histologis terdapat pneumonitis atau reaksi inflamasi berupa alveolitis dan pengumpulan eksudat yang dapat ditimbulkan oleh berbagai penyebab dan berlangsung dalam jangka waktu yang bervariasi. Terjadinya pnemonia pada anak seringkali bersamaan dengan proses infeksi akut pada bronkus (biasa disebut bronchopneumonia)4,5.
2. Epidemiologi
Pneumonia adalah penyakit yang umum terjadi di seluruh dunia. Penyakit ini menyebabkan kematian pada semua golongan umur. Angka kematian karena penyakit ini terbesar adalah pada masa bayi baru lahir yaitu lebih kurang dua juta kematian per tahun di seluruh dunia. WHO menyatakan bahwa satu dari tiga bayi baru lahir yang meninggal disebabkan oleh pneumonia dan 90 % kematian ini terdapat di Negara berkembang.5 Di amerika pneumonia merupakan penyebab kematian nomor enam. Tercatat 2 juta sampai 3 juta kasus pneumonia per tahun dengan jumlah kematian rata-rata 60.000 orang. Di Indonesia pneumonia merupakan penyebab kematian nomor tiga setelah penyakit kardiovaskuler dan tuberculosis.8

3. Etiologi
a. Bakteri (paling sering menyebabkan pneumonia pada dewasa):
Agen penyebab pneumonia di bagi menjadi organisme gram-positif atau gram-negatif seperti : Steptococcus pneumoniae (pneumokokus), Streptococcus piogenes, Staphylococcus aureus, Klebsiela pneumoniae, Legionella, hemophilus influenzae.4,9
b. Virus
Influenzae virus, Parainfluenzae virus, Respiratory, Syncytial adenovirus, chicken-pox (cacar air), Rhinovirus, Sitomegalovirus, Virus herves simpleks, Virus sinial pernapasan, hantavirus.4,9
c. Organisme mirip bakteri: Mycoplasma pneumoniae (terutama pada anak-anak dan dewasa muda)
Pneumonia jenis ini berbeda gejala dan tanda-tanda fisiknya bila dibandingkan dengan pneumonia pada umumnya. Karena itu, pneumonia yang diduga disebabkan oleh virus yang belum ditemukan ini sering juga disebut pneumonia yang tidak tipikal ( Atypical Penumonia ).Pneumonia mikoplasma mulai diidentifikasi dalam perang dnia II. Mikoplasma adalah agen terkecil dialam bebas yang menyebabkan penyakit pada manusia. Mikoplasma tidak bisa diklasifikasikan sebagai virus maupun bakteri, meski memiliki karakteristik keduanya.Pneumonia yang dihasilkan biasanya berderajat ringan dan tersebar luas. Mikoplasma menyerang segala jenis usia. Tetapi paling sering pada anak pria remaja dan usia muda. Angka kematian sangat rendah, bahkan juga pada yang tidak diobati.Gejala yang paling sering adalah batuk berat, namun dengan sedikit lendir. Demam dan menggigil hanya muncul di awal, dan pada beberapa pasien bisa mual dan muntah. Rasa lemah baru hilang dalam waktu lama.4,8
d. Jamur tertentu.
Aspergilus, Fikomisetes, Blastomises dermatitidis, histoplasma kapsulatum.
Selain disebabkan oleh infeksi, pneumonia juga bisa di sebabkan oleh bahan-bahan lain/noninfeksi :4
a. Pneumonia Lipid : Disebabkan karena aspirasi minyak mineral
b. Pneumonia Kimiawi : Inhalasi bahan-bahan organik dan anorganik atau uap kimia seperti berillium
c. Extrinsik allergic alveolitis : Inhalasi bahan debu yang mengandung alergen seperti spora aktinomisetes termofilik yang terdapat pada ampas debu di pabrik gula
d. Pneumonia karena obat : Nitofurantoin, busulfan, metotreksat
e. Pneumonia karena radiasi
f. Pneumonia dengan penyebab tak jelas
Adapun cara mikroorganisme itu sampai ke paru-paru bisa melalui :3
a. Inhalasi (penghirupan) mikroorgnisme dari udara yang tercemar
b. Aliran darah dari infeksi di organ tubuh yang lain
c. Migrasi (perpindahan) organisme langsung dari infeksi di dekat paru-paru.
Yang lebih jarang, bakteri dapat mencapai parenkim paru melalui aliran darah dari bagian ekstrapulmonal (khususnya stafilokokus) ataupun dari penggunaan obat intravena. (Zuh Dahlan, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, 2006)
Proses peradangan pneumonia dapat dibagi atas 4 stadium yaitu:2
1. Stadium kongesti: kapiler melebar dan kongesti serta di dalam alveolus terdapat eksudat jernih, bakteri dalam jumlah banyak, beberapa netrofil dan makrofag.
2. Stadium hepatisasi merah: lobus dan lobulus yang terkena menjadi padat dan tidak mengandung udara, warna menjadi merah dan pada perabaan seperti hepar. Dalam alveolus didapatkan fibrin, leukosit, netrofil, eksudat dan banyak sekali eritrosit dan kuman.
3. Stadium hepatisasi kelabu: lobus masih tetap padat dan warna merah menjadi pucat kelabu. Permukaan pleura suram karena diliputi fibrin. Alveolus terisi fibrin dan leukosit. Kapiler tidak lagi kongestif.
4. Stadium resolusi: Eksudat berkurang, dalam alveolus makrofag bertambah dan leukosit mengalami nekrosis dan degenerasi lemak, fibrin diresorpsi dan menghilang
4. Klasifikasi
Pneumonia di bagi menjadi dua jenis berdasarkan asal penyakit itu didapat.4,5
a. Pneumonia komunitas atau community acquired pneumonia
Apabila penyakit itu didapat di masyarakat. Pneumonia komunitas banyak disebabkan oleh bakteri gram positif (pneumonia tipik) dan dapat disebabkan juga oleh bakteri atipik (pneumonia atipik).seperti : Klebsiella pneumoniae, Streptococcus pneumoniae, Streptococcus viridans, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus haemoliticus, Enterobacter, dan Pseudomonas spp.
b. pneumonia nosokomial atau hospitality acquired pneumonia
penyakit itu didapat saat pasien berada di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan. Pneumonia yang didapat di rumah sakit cenderung bersifat lebih serius karena pada saat menjalani perawatan di rumah sakit, sistem pertahanan tubuh penderita untuk melawan infeksi seringkali terganggu. Selain itu, kemungkinan terjadinya infeksi oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotik lebih besar.
5. Kelompok rentan terkena pneumonia3,9
a. Peminum alkohol
b. Perokok
c. Penderita diabetes
d. Penderita gagal jantung
e. Penderita penyakit paru obstruktif menahun
f. Gangguan sistem kekebalan karena obat tertentu (penderita kanker,penerima organ cangkokan)
g. Gangguan sistem kekebalan karena penyakit (penderita AIDS).
h. Penderita penyakit ginjal
i. Orang yang ginjalnya diangkat
6. Manifestasi klinis3,7
a. batuk berdahak (dahaknya seperti lendir, kehijauan atau seperti nanah)
b. nyeri dada (bisa tajam atau tumpul dan bertambah hebat jika penderita menarik nafas dalam atau terbatuk)
c. menggigil
d. demam
e. mudah merasa lelah
f. sesak nafas
< 2 bulan  > 60x/menit
2 bulan-1 tahun  > 50x/menit
1-5 tahun  > 40x/menit
g. sakit kepala
h. nafsu makan berkurang
i. mual dan muntah
j. merasa tidak enak badan
k. kekakuan sendi
l. kekakuan otot.
Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:3
a. kulit lembab
b. batuk darah
c. pernafasan yang dangkal
d. cemas, stres, tegang
e. nyeri perut.
7. Diagnosis3,4,5,7
Penegakan diagnosis dibuat dengan maksud pengarahan kepada pemberian terapi yaitu dengan cara mencakup bentuk dan luas penyakit, tingkat berat penyakit, dan perkiraan jenis kuman penyebab infeksi. Diagnosis didasarkan pada riwayat penyakit yang lengkap, pemeriksaan fisis yang teliti dan pemeriksaan penunjang.
Diagnosis pneumonia komunitas didapatkan dari anamnesis, gejala klinis, pemeriksaan fisik, foto toraks dan laboratorium.
a. Anamnesis
Ditujukan untuk mengetahui kemungkinan kuman penyebab yang berhubungan dengan faktor infeksi :
1. Evaluasi faktor pasien/ predisposisi : PPOK (H. Influenza) penyakit kronik, kejang atau tidak sadar, penurunan imunitas, pneumocystic carini, CMV, legionella, jamur, mycobacterium, kecanduan obat bius
2. Bedakan lokasi infeksi : PK, rumah jompo, PN, gram negatif
3. Usia pasien : bayi, muda, dewasa
4. Awitan : cepat, akut dengan rusty coloured sputum;perlahan dengan batuk, dahak sedikit.
b. Pemeriksaan Fisik
1. Awitan akut biasanya oleh kuman pathogen seperti Steptococcus pneumoniae, Streptoccus spp, Staphylococcus. Pneumonia virus di tandai dengan mialgia, malaise, batuk kering dan non productive
2. Awitan lebih insidious dan ringan pada orang tua/imunitas menurun akibat kuman yang kurang pathogen/oportunistik
3. Tanda-tanda fisis pada tipe pneumonia klasik bisa didapatkan berupa demam, sesak nafas, tanda-tanda konsolidasi paru
4. Warna, konsistensi dan jumlah sputum penting untuk di perhatikan.
c. Pemeriksaan Penunjang
1. Pemeriksaan Radiologis : foto toraks PA/lateral, gambaran infiltrat sampai gambaran konsolidasi (berawan), dapat di sertai air bronchogram.
2. Pemeriksaan Laboraturium : terdapat peningkatan jumlah leukosit lebih dari 10.000/ul, kadang-kadang dapat mencapai 30.000/ul.
3. Untuk menentukan diagnosis etiologi dilakukan pemeriksaan biakan dahak, biakan darah dan serologi.
4. Analisis gas darah menunjukkan hipoksemia pada stadium lanjut asidosis respiratorik.
Diagnosis pasti pneumonia komunitas ditegakkan jika pada foto toraks terdapat infiltrat baru, atau infiltrat progresif ditambah dengan dua atau lebih gejala seperti batuk-batuk bertambah, perubahan karakteristik dahak atau purulen, suhu tubuh lebih dari 38oC (aksila) atau riwayat demam, pada pemeriksaan fisik ditemukan tanda-tanda konsolidasi, suara napas bronkhial, ronkhi, dan leukosit >10.000 atau <4500 /uL. Pada pasien usia lanjut atau dengan respon imun rendah, gejala pneumonia tidak khas dan dapat berupa gejala non-pernafasan seperti pusing, gagal tumbuh (failure to thrive), perburukan dari penyakit yang sudah ada sebelumnya, dan pingsan. Biasanya ditemukan frekuensi nafas bertambah cepat (takipnea) tetapi demam sering tidak ada. Penilaian derajat keparahan penyakit pneumonia komunitas dapat dilakukan dengan menggunakan sistem skor menurut hasil penelitian pneumonia Patient Outcome Research Team (PORT).
Diagnosis pneumonia nosokomial dari CDC :
a. Ronkhi atau Dullness pada perkusi torak. Ditambah salah satu
1. Onset baru spurum purulen atau perubahan krakteristiknya
2. Isolasi kuman dari darah
3. Isolasi dari bahan aspirasi transtrakheal,au sapuan bronkhus.
b. Gambaran radiologik berupa infiltrat baru atau yang pogresif, kosolidasi, kavitasi, atau efusi pleura :
1. Isolasi virus atau deteksi antigen virus dari sekret respirasi
2. Titer antibodi tunggal yang diagnostik (IgM) atau peningkatan 4 kali titer IgG dari kuman
3. Bukti histopatologik dari pnumonia.
c. pasien 12 tahun dengan 2 dari gejala-gejala berikut : apnea, tachypnea, bradycardia, wheezing, ronkhi atau batuk. Dan di sertai salah satu dari peningkatan produksi sekresi respirasi atau salah satu kriteria no 2 di atas.
d. Pasien 12 tahun yang menunjukkan infiltrat baru atau progresif, kavitasi, konsolidasi, efusi pleura pada foto torak.
8. Pencegahan3,4,5
a. Pneumonia Komunitas (community acquired pneumonia)
Diluar negeri dianjurkan pemberian vaksinasi influenza dan pneumokokus terhadap orang dengan resiko tinggi, misalnya pasien dengan gangguan imunologis, penyakit berat termasuk penyakit paru kronik, hati, ginjal dan jantung. Disamping itu vaksinasi juga diberikan untuk penghuni rumah jompo atau rumah penampungan penyakit kronik, dan usia diatas 65 tahun.
b. Pneumonia Nosokomial (hospitality acquired pneumonia)
Pencegahan PN berkaitan erat dengan prinsip umum pencegahan infeksi dengan cara penggunaan peralatan invasif yang tepat. Perlu dilakukan terapi agresif tethadap penyakit pasien yang akut atau dasar. Pada pasien yang gagal organ miultipel, skor Aphace-II yang tinggi dan penyakit dasar yang dapat berakibat fatal perlu diberikan terapi pencegahan. Terdapat berbagai factor terjadinya PN. Dari berbagai resiko tersebut beberapa factor penting tidak bisa dikoreksi. Beberapa dapat dikoreksi untuk mengurangi terjadinya PN, yaitu antara lain dengan pembatasan pemakaian selang nasogastrik atau endotrakeal atau pemakaian obat sitoprotektif sebagai pengganti antagonis H2 dan antasid.
Vaksinasi untuk pencegahan penyakit pneumonia terutama diberikan kepada:7
a. Anak-anak berusia dua tahun ke atas.
b. Penderita sakit diabetes, jantung, paru-paru, ginjal dan hati.
c. Warga tua, terutama berusia 65 tahun ke atas.
d. Orang yang pernah menjalani pengangkatan limpa.
e. Orang yang bekerja di Institusi yang berkontak lam dengan penyebab sakit kronik.
f. Orang yang imunitas lemah untuk seperti penderita HIV dan penderita kanker
9. Penatalaksanaan4,5
Terapi pneumonia dilandaskan pada diagnosis berupa AB untuk mengeradikasi MO yang diduga sebagai kausalnya. Dalam pemakaian AB harus dipakai pola berfikir “Panca Tepat” yaitu diagnosis tepat, pilihan AB yang tepat dan dosis yang tepat, dalam jangka waktu yang tepat dan pengertian patogenesis secara tepat. AB yang bermanfaat untuk mengobati kuman intraseluler seperti pada PA oleh kelompok M. Pneumonia adalah obat yang bisa berakumulasi intraseluler disamping ekstraseluler, seperti halnya obat golongan makrolid.
Dapat dijumpai beberapa Pendekatan terapi :
a. Anjuran American Thoracic Society
ATS membagi PK untuk terapi empiris atas 4 kelompok berdasarkan usia, adanya penyakit dasar dan tempat rawat pasien. Untuk PK <60 tahun, tanpa penyakit dasar dianjurkan sefalosporin generasi 2, betalaktam, antibetalaktamase atau makroid.
b. Berdasarkan diagnosis empirik kuman penyebab
Tabel 1 : Antibiotika pada pneumonia komunitas.
Patogen Potensial Antibiotik
Pneumoccus Penisilin, sefalosporin,makrolide
Haenophillus Sefalosporin agen 3, amoxyc/clvulanic
Stapyloccus Flucloxacilin, sefalosporin, makrolide
Legionella Makrolide
Mycroplasma Tetrasiklin, makrolide
Anaerob Metronidazole
Kuman Gr (-) Sefalosporin, aminoglikosida
Virus Ribavirin
Kuman opportunis Sesuia diagnosis

Dalam memilih AB untuk PK perlu diingat :
a. Sebanyak 69-100% kuman penyebab PK berupa Hemophilus spp, Staphylococcus sp menghasilkan B laktamase
b. Konsentrasi makrolide di jaringan dan paru lebih tinggi dari plasma hingga kadarnya dapat mencapi level yang cukup untuk mikroplasma, Hemophilus dan Staphylococcus. AB yang dipilih harus mencakup kedua tipe kuman, karena itu pada PK yang berobat jalan dapat digunakan makrolid.
(Zuh Dahlan, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, 2006)
10. Komplikasi7
a. Kegagalan saluran pernafasan.
b. Kematian.
c. Pengumpulan nanah di dalam paru-paru.
Usaha untuk mencegah komplikasi:6
a. Istirahat yang cukup. Jika anda sudah merasa sehat mulailah dengan melakukan hal yang ringan dulu.
b. Minum banyak. Untuk mencegah dehidrasi dan membantu mengencerkan dahak.
c. Minum obat sampai habis agar tidak terjadi bakteri yang resisten anti biotic.
d. Control teratur ke dokter karena walaupun sudah merasa sehat tapi saluran nafas masih terinfeksi.

Terapi : O2 2L/menit
IVFD D5 %
Ampicillin inj IV/8 jam
Chlorbiotic inj IV/8 jam
Paracetamol

APENDISITIS AKUT

Epidemiologi
Apendisitis merupakan keadaan bedah akut abdomen yang paling sering. Insiden apendisitis pada laki-laki dan perempuan umumnya sama, kecuali pada umur 20-30 tahun laki-laki lebih sering. Apendisitis dapat mengenai semua umur tapi insiden pada anak kurang dari satu tahun jarang dilaporkan sedangkan insiden tertinggi ditemukan pada umur 20-30 tahun.
Anatomi Apendiks
Apendiks merupakan organ berbentuk tabung yang panjangnya kira-kira 10 – 15 cm dan berpangkal dari sekum. Lumennya sempit pada bagian proksimal dan lebar di bagian distal, sedangkan pada bayi kebalikannya, hal ini mempengaruhi insiden apendisitis pada usia tersebut. Pada kasus apendisitis, apendiks dapat terletak intraperitoneal atau retroperitoneal. Apendiks disarafi oleh saraf parasimpatis (berasal dari cabang nervus vagus) dan simpatis (berasal dari nervus thorakalis X). Hal ini mengakibatkan nyeri pada apendisitis berawal dari sekitar umbilikus.

Fisiologi
Apendiks menghasilkan suatu imunoglobulin sekretoar yang dihasilkan oleh GALT (Gut Associated Lymphoid Tissue), yaitu Ig A. Imunoglobulin ini sangat efektif sebagai perlindungan terhadap infeksi, tapi jumlah Ig A yang dihasilkan oleh apendiks sangat sedikit bila dibandingkan dengan jumlah Ig A yang dihasilkan oleh organ saluran cerna yang lain. Jadi pengangkatan apendiks tidak akan mempengaruhi sistem imun tubuh, khususnya saluran cerna.

Etiologi Apendisitis

Berbagai hal berperan sebagai faktor pencetus apendisitis akut sumbatan pada lumen apendiks merupakan faktor penyebab dari apendisitis akut, di samping hiperplasia jaringan limfoid, fekalit, tumor apendiks, dan cacing ascaris juga dapat menyebabkan sumbatan.
Patologi
Awalnya kelainan terjadi di mukosa kemudian melibatkan seluruh lapisan dinding apendiks dalam waktu 24 – 48 jam pertama. Usaha pertahanan tubuh berupa membatasi reaksi peradangan dengan cara menutupi apendiks dengan omentum, usus halus atau dengan adneksa. Jika berlanjut akan terbentuk abses dan berakhir dengan perforasi, jika tidak apendiks akan tenang dan terbentuk jaringan parut yang menyebabkan perlengketan dengan sekitar karena apendiks yang pernah meradang tidak akan sembuh sempurna, hal ini suatu saat akan menjadi eksaserbasi akut.

Gambaran Klinik
Gejala klasik dari apendisitis adalah nyeri samar-samar dan tumpul, merupakan nyeri visceral di daerah sekitar umbilikus, yang sering diikuti dengan mual, muntah, dan nafsu makan menurun. Beberapa jam berikutnya nyeri akan berpindah ke perut kanan bawah di titik Mc Burney, di sini nyeri akan lebih jelas dirasakan dan merupakan nyeri somatik.
Pada pemeriksaan fisik akan didapatkan tanda-tanda nyeri tekan, nyeri lepas, defans muskuler, Rovsing sign, dan Blumberg sign yang menandakan perangsangan peritoneum. Letak apendiks pada apendisitis sangat mempengaruhi hasil pemeriksaan. Pada apendiks letak retro sekal maka uji Psoas akan positif dan tanda perangsangan peritoneum tidak begitu jelas, sedangkan bila apendiks terletak di rongga pelvis maka Obturator sign akan positif dan tanda perangsangan peritoneum akan lebih menonjol.
Hasil laboratorium yang mendukung adalah leukositosis pada kejadian akut dan kasus dengan komplikasi. Pada kasus yang kronik dapat dilakukan rontgen foto abdomen, USG abdomen dan apendikogram.

Penatalaksanaan

Apendisitis akut tanpa perforasi
Operasi : apendektomi
Konservatif : bila pasien menolak operasi
Antibiotika : amoxicillin 3x500mg atau kendacilin 2x1gr atau gentamicyn 2x80mg

1. Sebelum operasi
a. Observasi : dalam 8-12 jam setelah timbul keluhan, tanda dan gejala appendisitis seringkali masih belum jelas. Dalam keadaan ini observasi ketat perlu dilakukan. Pasien dipuasakan dan tirah baring.
b. Antibiotik
2. Operasi apendiktomi
3. Pasca operasi : observasi tanda vital untuk mengetahui terjadinya perdarahan di dalam, syok, hipertermia atau gangguan napas. Pasien dikatakan baik bila dalam 12 jam tidak terjadi gangguan.